CERITA SEX – SELINGKUH NGENTOT KAKAK MANIS MESUM

CERITA SEX - SELINGKUH-NGENTOT-KAKAK-MANIS-MESUM
CERITA SEX - SELINGKUH-NGENTOT-KAKAK-MANIS-MESUM

CERITA SEX – SELINGKUH NGENTOT KAKAK MANIS MESUM


CERITA SEX – SELINGKUH NGENTOT KAKAK MANIS MESUM – Aku dijakarta tinggal bersama kakakku Angkatku, meski aku sendiri mempunyai rumah tapi aku memilih untuk tinggal bersama kakakku, Dirumah kami hanya tinggal bertiga dengan adiknya kakakku.

Aku selalu dirumah, sedangkan kakaku orang yang sibuk dengan perkerjaannya, emang kami selalu berkomuniksi tetapi jarang, dan semenjak Kakakku sudah Off dari perkerjaannya Dia lebih sering dirumah bersamaku bercanda dan tertawa dan lebih dekat lagi. sampai akhirnya cerita ini terjadi

“Ron Kamu udah bangun aja, Kamu ngapain di Balkon?”
“Iyah Lagi nyantai aja, Ngirup Udara Pagi”
“Kamu hari ini Ada Acara nggak Ron?”
“Nggak ah kak, emang kenapa?”
“Ohh, Temenin kakak dirumah yah. Soalnya Sri nggak pulang malam nih”
“Okke Kak!”

Malam itu juga aku baru siap mandi dan hanya memakai Handuk membalut bagian pinggangku kebawah, kulihat kakaku sedang memasak didapur Lalu kakak maya meliriku sambil tersenyum. Lalu aku berjalan kearah kamarku

Aku baru juga pake baju tiba2 Kak Maya udah jerit manggil aku, aku bergegas menemuinya Dikamar karena suara teriakannya jelas sekali terdengar dengan hanya memakai handuk aku masuk kekamarnya.

“Ron, Udahh tutup terus kunci pintunya. Bantuinn Kakak Bentar yah!” katanya
“yah kirain Kakak ada apa2, malah belum pake celana lagi” kataku
“Udahh nggak papa sama kakak sendiri juga, Sini!”

Kemudian aku pun langsung menghampiri kak maya, kupandangi tubuhnya yang emang bener2 molek sekali kulitnya putih bersih dan mulus. Dia haya memakai Celana dalam Putih dan tidak memakai Bra tetapi posisi telungkup membuatku seketika sange melihatnya.

“Ayo kamu ngelihatin apa? Yauda Buruan naik keatas” katanya sambil menyuruhku naik keatas tubuhnya dengan posisi kak maya dibawah selangkagannku
“Iyahh kak, tapi Roni cuman pake handuk nih ntar kelihatan lagi punya roni”
“udah nggak papa, yaudah kusukin bentar punggung kakak.”

Kupijat lembut punggungnya dengan jempol lalu jari2 kutaruh di samping2 tubuhnya dan hampir mengenai toketnya payudaranya yang lumayan menantang terintip dari sela samping olehku.

“Enak Kak?”
“Iyah Ron, Iyah Dibagiian gitu ron pijet agak kencang”

Tiba-tiba Kak Maya Berbalik ke arahku dan menarik leherku lalu mencium bibirku, rupanya Kak Maya pun sudah mulai terangsang.

“Ron, Kamu mau kan puasin kaka? soalnya beberapa hari ini kakak kesepian banget” Aku hanya diam dan kakak memasukkan lidahnya ke mulutku dan lidah kami bertautan.

Dengan Spontan Tanganku langsung meremas2 payudaranya sampai-sampai putingnya dan payudaranya yang kenyal.

Hal ini membuatku semakin terangsang, aku meloloskan CDNYA sampai-sampai memeknya tampak jelas olehku.

Aku tertegun, rupanya tubuh Kakaku selama ini bagus sekali.

“Tom, Tubuh ini milikmu, Terserah mau kamu apakan”
“Iyyahh kak may,”

Ditariknya tanganku sampai-sampai aku terjatuh di atas tubuhnya, Aku yang terangsang membalasnya dengan memasukkan lidahku ke mulutnya. Lidahku disedot di dalam mulutnya.

Tanganku mulai megerayagi pada payudaranya. Payudaranya yang berukuran 36B kuremas-remas dengan rakus, putingnya kupelintir yang membuat kak maya menggoyangkan tubuhnya sebab keenakan.

Tangannya yang meremas-remas batangku yang masih terdapat di balilk celana pendekku. Diusap-usapnya sampai batangku mulai mengeras dan celana pendekku mulai diturunkan sedikit.

putingnya kugigit, kuhisap dan kukenyot sampai-sampai Kak Maya kelojotan, sedangkan batangku telah dikocok oleh tangannya dengan kuat dan keras.

Tanganku mulai meraba-raba celana dalamnya, dari sela-sela celana dan pahanya yang putih mulus kuraba vaginanya yang berbulu lebat. Sesekali kumasuki jariku pada liang vaginanya yang menciptakan dirinya kian mengelinjang dan kian mempercepat kocokan tangannya pada batangku.

Hampir 10 menit sesudah vaginanya sudah basah oleh cairan yang keluar dengan berbau harum, kulepaskan tanganku dari vaginanya.

Kak Maya kemudian berdiri di hadapanku, aku melihatnya dengan jelas tubuh Kak Maya yang bugil dimana tubuhnya sangat Profosional dengan tubuh tinggi 167 cm, payudara berukuran 36B dan vagina yang berbentuk huruf V dengan berbulu lebat, membuatku menyangga ludah saat memandanginya.

“Ronn, Kamu sanggup kan puasin kakamu yang binal ini”
“sanggup dong kak, aku bakal Buat kakak Muncrat Berkali2..”
“Ah… masa sih..”
“Iya, Kak..batangku udah nggak sabaran masuk kedalam lubang memek kakaku”
“Aahh.. Kamuu buatt kakak serseran aja”
“Sinii sayang aku pengenn banget menikmati nikmatnya bedua”
“Dasaar kamuu nakall!”

Kaak Maya kemudian merangkak kearahku, Handukku disingkapkannya dan terlihatlah kontolku yang begitu tegang dari balik celana dalam boxer, Dilepaskan Celana dalamku dan terlihatlah Batang besar sudah mengatung keatas menantang. Tangannya yang lembut langsung mengelus2 kontolku

“Tom, batangmu besar sekali”
“Ah.. nggak. kak biasa aja Ma…”
“Kalau batang sebesar ini pasti kuat dan tahan dong”
“Iyah begitulah kak,”

Mulut mungil Kak Maya telah menyentuh kepala batangku, dijilatnya dengan lembut, rasa lidahnya menciptakan diriku kelojotan, kepalanya kuusap dengan lembut. Batangku mulai dijilatnya hingga biji pelirku.

Kak Maya menjilat semua batangku dan dimasukan semua kedalam mulutnya dan disedot2, kepala kontolku yang sudah merah itu mengeluarkan sedikit2 sperma.

Hal ini pun telah membuatku kelojotan, saking nikmatnya lidah Kak Maya menyentuh batangku dengan lembut. Hampir 15 menit lamanya batangku dihisap membuatnya agak basah oleh ludah Kak Maya yang telah tampak keletihan menjilat batangku dan membuatku semakin mengguncang keenakan.

Sekarang aku yang jongkok di hadapannya. Kedua kakinya kuangkat dan kuletakkan di bahuku. Memek Kak Maya terpampang di hadapanku, namun bau harum menyegarkan Kak Maya menusuk hidungku.

“Sayangg, Vagina kamu wangi bangett, Buatt aku makin nafsu ih”
“Ahhh, masa sih Ron, Jilatinn dong.. Aku pengen kenikmatan”
“Srrup Sruupp Sruupp Mmmh Jllekkk!” suara Sedotanku dimemeknya terdengar karena becek sekali
“Aaakkhh…Aakkkkhhh Uuuuhhh aahhkkk Oooohh” Rancaunya kelojotan

Memek Kak Maya sudah kusentuh dengan lidahku. Kujilat lembut liang Memek Kak Maya, Memek Kak Maya rasanya paling menyegarkan dan manis membuatku kian menjadi-jadi memberi jilatan pada vaginanya.

“Ma, vagina… Kak Mayasedap sekali.. rasanya segar…”
“Iyaaaah… Tom, terus… Tom… Kak Mayabaru kali ini vaginanya dijilatin… ohhh.. terus… sayang…”

Vagina tersebut makin kutusuk dengan lidahku dan sampai pun pada klitorisnya yang rasanya pun sangat legit dan menyegarkan. Lidahku kuputar dalam vaginanya, biji klitorisnya kujepit di lidahku.

Kuhisap sarinya yang menciptakan Kak Maya menjerit keasyikan dan tubuhnya menggelepar ke kanan ke kiri diatas ranjang laksana cacing kepanasan.

“Ahh… ahh.. oghh oghh… awww.. argh.. arghh.. lidahmu Tom… agh, eena… enakkkhh.. aahh… trus.. trus…”

Klitoris Kak Maya yang manis sudah berakhir kusedot hingga berulang-ulang, tubuh Kak Maya hingga terpelintir diatas Ranjang, sudah 30 menit aku ngejilatin memek nikmat Kak Maya sampai dia mengeluarkan cairan putih jernih kental dan rasanya asin juga, cairan itupun dengan cepat kuhisap dan kujilat sampai bersih di memeknya.

Lalu kak maya bangkit dan mendorongku keranjang hingga telentang, lalu dia naik keatas tubuhku seperti menungagi kuda lalu batangku digengamnya dan diarahkan ke memeknya yang masih becek lalu digesek2nya dibibir memeknya dan BLLLESSHH!!

Memek Kak Maya menelan semua batang kemaluanku yang diameternya 4 cm dan panjangnya 16 cm,

Pinggulku kugerakan maju-mundur menghujam memek Kak Maya yang telah sumoah becek banget aku sange berat rasanya, Kak Maya hanya dapat menahan rasa sakit yang enak dengan memejamkan mata dan melenguh kenikmatan, badannya digoyangkan membuatku semakin motivasi menggenjotnya sampai sampai seluruh batangku masuk ke vaginanya.

“Ronn Aakkksss.. nggehhh.. ngghhh.. batangmu ennak…sekkaliii .. nich.. agggghhh.. agghhh.. aahhh.. eenaakkhh…” rnacaunya

Aku juga merasa keheranan sebab pada ketika masukkan batangku ke vaginanya Kak Maya terasa sempit, namun sekarang dapat sampai tembus ke perutnya.

Payudara Kak Maya yang ranum dan terbungkus kulit yang putih bersih dihiasi puting kecil kemerahan telah kuterkam dengan mulutku. Payudara tersebut sudah kuhisap, kujilat, kugigit dan kukenyot hingga putingnya mengeras dan Kak Maya belingsatan,

“Arrrgghhhh.. argghhh.. aakkkhh.. sayangg akuu keluuarr ahahhkks?” Aku tidak menjawab sebab tubuhnya kuputar dari posisi terlentang dan kini posisi menungging dimana batangku masih tertancap dengan kerasnya di dalam vagina Kak Maya, sementara dia telah lemas tak berdaya.

Kuhujam vagina Kak Maya berkali-kali sedangkan Kak Maya yang telah lemas seakan tidak bergerak menerima hujaman batangku, Payudaranya kutangkap dari belakang dan kuremas-remas, punggungnya kujilat.

“Akhh.. akh..tann, Vagina Kak Mayarapet sekali…”

Aku juga ambruk setelah nyaris 2,5 jam menikmati nikmatnya vagina mertuaku, yang memang nikmat, meniban tubuh Kak MayaWeni yang telah lemas lebih dulu.

Aku dan Kak Maya terbangun selama jam 12.30 malam dan kami pindah istirahat ke kamar Kak Maya, sesudah terbaring di sebelah Kak Mayadimana kami masih sama-sama bugil sebab baju kami terdapat di sofa, Kak MayaWeni memelukku dan menghirup pipiku.


CLICK VIDEO >>> STREAMING BOKEP <<< STREAMING BOKEPCERITA SEX - SELINGKUH-NGENTOT-KAKAK-MANIS-MESUM


Cerita Seks, Cerita Dewasa, Cerita Bokep, Cerita Mesum, Cerita Porno, Cerita Sex Sedarah, Cerita Hot, Cerita Panas, Cerita Sange, Cerita Sex, Memek Perawan, Cerita Sex Selingkuh, Cerita Sex Tante, Cerita Sex Kakak, Cerita Sex Abg, Cerita Pemerkosaan, Tante Kesepian, Cerita Sex Pembantu, Cerita Seks Dewasa , Cerita Dewasa Tante, Cerita Dewasa Tante Girang , Cerita Sex Anal, Cerita Sex Tetangga , Cerita Dewasa Spg, Cerita Dewasa Janda, Cerita Sex Sekolah,   Cerita Dewasa Sange, Cerita Dewasa Binal, Cerita Sex Psk, Cerita Dewasa Threesome, Cerita Dewasa Desahan, Cerita Dewasa Perkosa, Cerita Nakal,