CERITA DEWASA – KUSETUBUHI DUA GADIS YANG BINAL

CERITA DEWASA - KUSETUBUHI-DUA-GADIS-YANG-BINAL
CERITA DEWASA - KUSETUBUHI-DUA-GADIS-YANG-BINAL

CERITA DEWASA – KUSETUBUHI DUA GADIS YANG BINAL


CERITA DEWASA – KUSETUBUHI DUA GADIS YANG BINAL – Namaku Adam Aku Bekerja Di Pusat Pembelajaan diJakarta. Hari ini aku cuti, aku dan pacarku namanya Fera kami akan liburan di sebuah Vila kecil daerah puncak. untuk itu kami mengajak pula sahabat Fera, Cindy dan pacarnya Firman. namun ada kejadian yg benar-benar membuatku merasa beruntung telah melakukan liburan bersama mereka.

Harus di ketahui aku adalah laki-laki pertama yang menikmati tubuhnya dan merenggut keperawananya. namun meski begitu kami jarang melakukan hubungan badan meski kami sudah cukup lama pacaran. Fera banyak mempunyai teman yg menurutku cantik-cantik dan sexy namun ada satu yg menarik perhatianku Yaitu Cindy, sudah sejak lama aku memimpikan minimal bisa sekali saja menidurinya.

Namun mau bagaimana lagi biar bagaimana juga dia adalah sahabat dekat Fera, jadilah dia hanya menjadi Fantasy sex ku. pernah satu kali aq bertamu kerumahnya atas permintaan Fera untuk mengambil barangnya yang tertinggal di rumah Cindy,sesampai disana Cindy keluar hanya dengan menggunakan hotpant dan tanktop tanpa menggunakan bra. membuat jantungku dag dig dug melihatnya, ketika aku mengamati tubuhnya Cindy menyadari kenakalan mataku yg tengah melihat bagian buah dadanya itu.

namun dia diam saja seolah membiarkan aku meresapi dalam-dalam kemontokan buah dadanya yg berukuran hanya 34b namun begitu kencang dan terawat. malah dia tersenyum nakal sambil sengaja membungkuk sehingga puting susunya yg berwarna pink dan sudah mengeras itu terlihat.

sepertinya dia juga menikmati di dilihat oleh mataku. ingin sekali rasanya aku melumat puting itu dan merasakan tubuhnya namun apa daya saat itu di rumahnya sedang ramai jadi sempat ku tahan untuk nanti kulampiaskan dengan Fera pacarku.

Pagi itu kami berangkat bersama dengan menggunakan Mobilku menuju Villa. sesampai disana kami menemukan pemandangan yangg sangat sejuk. sampai sore hari kami memutuskan untuk langsung menuju villa. di Villa yg kami sewa terdapat 3 kamar, satu kamar dibawah dengan kamar mandi terpisah dan dua kamar di atas dengan kamar mandi ada di dalam kamar. kami berdua memilih kamar diatas karena merasa lebih nyaman disana, sedangkan Cindy dan Firman memilih kamar yg dibawah. setelah melihat-lihat kamar yg akan kami tempati dalam beberapa malam itu, kami memutuskan untuk masuk untuk kekamar masing-masing.

didalam kamar aku tidur di samping pacarku Mayang.

“Fer enaknya ngapain nih?”
“emang ngapain yah?”
Langsung kuPeluk dan kulumat bibirnya yang tipis itu.

“nakal banget sih kamu Dam”
“biarin, mumpung disini aku mau puas-puasin main sama kamu Fer”
“dasar,,, ya udah mulai lah jangan diem aja”
“oke,,,”

mula-mula Fera pergi ke kamar mandi,

“mau ngapain?” pikirku.

rupanya Fera mengganti pakaiannya dengan Lingery warna merah dengan celana G-string hitam dan bra minim yg menurutku sangat sexy

“wah udah persiapan ternyata”

sambil keluar dari kamar mandi Fera meliuk-liukkan badannya menari dengan sangat sexynya menuju ranjang tempat aku merebahkan diriku. dengan perasaan dag dig dug aku menelan ludah melihat kelakuan Fera. kami sudah menjalin hubungan selama 4 tahun. karena selama kami pacaran belum pernah dia bertingkah agresif dan sensual seperti ini.

“ini aku lakuin cuma buat kamu Dam, aku udah persiapin semuanya buat laki-laki yg akan menikahiku tahun depan nanti, yaitu kamu” ucap Fera berbisik di telingaku

aku menjadi gugup sekaligus bergairah melihat tingkah Fera.

langsung saja Fera merebahkan tubuhku yang sempat bangun ketika melihat tingkah sensualnya. Fera duduk diatas perutku sambil menari meliuk-liuk setelah sebelumnya menyalakan musik R’n B dari Handphonenya.

“kamu udah siap Sayang,,?”

langsung saja Fera melumat bibirku sambil menggoyangkan pinggulnya diatas kemaluanku yg masih terbalut boxer hitamku.

dibukanya kaosku sambil Fera menciumi leherku dilanjut dengan boxer hitamku yg menjadi pertahanan terakhirku, kemaluanku langsung saja menjulang tegak. Libido ku sudah di puncak badanku sudah mulai panas tanda nafsuku telah menguasai ragaku. Fera melucuti lingery merah dan branya satu-persatu menyisakan G-string warna hitamnya yg sexy. langsung kudekap dia dan ku tindih badannya ku lumat lagi bibirnya sambil Fera memulai permainan lidah andalannya kusambut dengan ganasnya

“mmphhttt,,,” Fera mendesah

ciumanku mulai turun ke daerah lehernya sambil tanganku meremas lembut pada buah dadanya yg montok itu. lama sekali aku menjilati lehernya dengan sesekali kugigit dengan perlahan hingga aku sudah tdk sabar lagi untuk menikmati buah dadanya yg sudah menantang untuk segera disantap.

kuhentikan ciuman dan jilatankku pada lehernya kumainkan buah dadanya dengan sangat lembut sambil kujilati buah dadanya tanpa menyentuh putingnya, aku sengaja melakukannya untuk membuatnya penasaran.

“akhhh,,, shhhh,,, ayo Dam hisap putingnya, puasin aku malam ini,,,” desah Fera yg sudah dikuasai nafsu
tiba-tiba Fera memintaku untuk mengikat tangannya dan kuturuti permintaannya, kuambil ikat pinggangnya lalu ku ikat kan di kedua tangannya ujung satunya lagi kuikatkan ke tempat tidur diatas kepalanya.

melihat keadaanya seperti itu membuatku semakin bernafsu, langsung saja ku cium puting susunya kujilati sambil kuhisap dengan nafsunya. tanganku kembali bergerilya mencari setiap sudut daerah sensitifnya, sampailah di kemaluannya yg mesih terbalut g-string hitamnya kumasukkan tanganku kedalamnya membuat Fera sedikit menjerit.

kupijat memeknya, kumainkan klitorisnya, tak tahan juga dia sambil berkata.

“Sayangggg masukiiiinnn,,, aku dah gakkk tahaaan”

tanpa pikir panjang lagi, ku lepas G-string yg masih melekat ditubuhnya namun aku masih belum terburu-buru, ku jilati terlebih dahulu memeknya yg sudah becek itu.

“ooohgghhhh,,,, amphuuunnn Adam, enaak bangeeet hisapan kamu,akhhhhh,,”

menengar celotehannya aku semakin bersemangat mengerjai memeknya, kujulurkan lidahku masuk ke lubang kemaluannya kugoyang-goyangkan disana membuat Fera secara refleks ikut menggoyangkan pinggulnya menikmati permainan lidahku. kusumpal mulutnya dengan boxerku, karena takut terdengar oleh Adel dan Danu berada di kamar bawah, tak ada penolakan saat kumasukkan boxerku kedalam mulut Fera.

Kugeek-gesek Kontolku disekeliling bibir memek Fera sambil kumainkan Clistorisnya

“hahhhhsssssss,,,” Fera mendesah meski tertahan karena mulutnya yg tersumpal.

Kontolku perlahan masuk kedalam lubang kenikmatan milik Feraa, kumasukkan sebatas kepala lalu ku keluarkan lagi, dan akhrnya “blesss” masuklah sudah batang kontolku, terasa sensasi yg sangat luar biasa dinding memeknya berkedut pelan kadang terasa menyedot kontolku meski saat itu aku hanya diam menikmati sensasi nikmat itu.

“buruann damm goyangin memek aku, udah gatel banget inii”
“memek kamu enak banget sih yank, buat nagih. udah lima kali aku entotin masih aja sempit gini”

Fera hanya tersenyum sambil memejamkan matanya dan sedikit menggoyangkan pinggulnya, memberi aba-aba padaku agar juga menggoyangkan pinggulku.

Goyangankupun kumulai dengan pelan dan santai,

“sshhh ahhhhh” Fera
“Sempitt bangett!! Kontolku kaya nyangkutt” Aku

10 menit sudah aku menggenjotnya dengan gaya MOT, kubuka sumpalan dimulutnya, aku sudah tidak peduli suara kami akan terdengar oleh Cindy dan Firman karena samar-samar aku juga mendengar desahan Cindy yg sedang bertempur dengan Firman di kamar bawah.

kubalikkan badan Fera kuangkat pinggulnya menjadi posisi Dogy pelan tapi pasti kumasukkan kembali kontolku kememek yang sudah becek itu.

“plak,,, plak,,,, plok,,, ohhhhh aaahhhhh,,, ssshhhh mhhhh,,” ruangan ini sunyi yang terdengar hanya suara kelamin kami yangg beradu mencapai puncak dan suara desahan Fera sedikit tertahan, membuatku semakin bernafsu mengerjai Memeknya sambil tanganku meremas gemas payudaranya yg menggantung bebas dibawah sana.

“Sayangg aku pengen diatas”
“Yaudahh, Bikin aku melayangg yahh”

aku membuka ikatan ditangan,Tanpa kucabut kontolku dari memeknya. aku langusung mengangkat tubuhnya dengan cepat aku balik dia keatas. Payudaranya yang besar pun terombang-ambing
Tubuhnya begitu sexy dengan rambut tergerai ke sebelah kiri payudaranya terguncang dengan indahnya mengikuti irama goyangannya.

“shhshhhh,,, ohhh,,, yeeeahhh,,, asssshhhh,,,” Fera mendesah kencang sambil meremas-remas payudaranya sendiri.

Cukup lama Fera mengocok Memeknya diatas tubuhku hingga akhirnya untuk ke berapa kalinya Fera mengalami orgasme,, tubuhnya menegang tegak sambil pinggulnya masih menggoyang k0ntolku, tangannya mencengkram kuat tanganku, Fera memejamkan matanya ketika dia menghentikan goyangannya menikmati orgasmenya sambil berteriak agak kencang

“aaaaarggghhhttt,,,, aaakuuu keluar sayangg aghhhhhughhhh,,”.

sesaat setelah badai orgasmenya mereda, tubuhnya lunglai jatuh diatas tubuhku, masih memejamkan matanya Fera berkata “enak banget yank,, aku keluar banyak banget. sekarang giliran kamu ya, aku capek banget.”

“Oke,, mau kasar atau lembut??”
“terserah kamu aja yank, yg penting nikmat dan kamu puas”

kubalikkan tubuh Fera dan kuangkat pinggulnya menyerupai posisi Doggy style. mula-mula ku gesek-gesek ujung k0ntolku di klitorisnya membuat Fera melenguh kegelian,
lalu dengan sekali sentakan keras ku masukkan kontolku ke dalam memeknya. Fera agak kaget menerima tusukanku yg tiba-tiba itu, Fera sedikit mengeluarkan air mata,

“sakit ya Fera?? aku pelan aja deh”
“gapapa yank aku suka,,,”

lama kami bermain gaya Dogy style akhirnya aku merasakan ada sesuatu yg ingin keluar di kemaluanku,

“akhggghhhh Fera aku mau keluar,,,” teriakku
“aku juga Sayangg,,,” disusul teriakan Fera

tubuh Fera mengejang tak karuan menandakan orgasmenya telah datang dan ku tanamkan kontolku dalam-dalam di Memek Fera kami berdua berteriak agak keras meneriakkan kenikmatan yg kami dapatkan bersama-sama..

akhirnya tubuhku melemah menindih tubuh Fera yg juga lemas menahan kenikmatan yg tiada taranya,, terlihat sangat sexy menurutku. lalu setelah pergumulan nikmat sore itu kami tertidur dengan masih telanjang bulat.

Malam hari telah tiba aku terbangun karena merasakan dinginnya udara puncak yg gerimis malam itu, kulihat Fera tertidur sangat pulas karena kelelahan, kulihat di Memek Fera masih ada bercak bekas spermaku yg meleleh tadi, kuambil tisu basah lalu ku basuh sambil ku bersihkan memeknya,, itu membuatku bernafsu lagi, namun kuurungkan niatku karena melihat wajah Fera yg terlihat sangat lelah, , ku pakaikan dia lingery merah yg tadi di pakainya, namun Fera masih saja terlelap dalam tidurnya.

Tiba-tiba perutku terasa sangat lapar, setelah memakai kaos dan boxer GT Man tanpa mengenakan celana dalam lagi aku turun kebawah berniat untuk memasak mie instant, ketika menuruni tangga aku lihat kamar mandi bawah lampunya menyala dan terdengar suara air, mungkin Firman kupikir, jadi ku lewati saja dan langsung menuju dapur. ketika sedang memasak mie instant aku mendengar suara air di kamar mandi berhenti dan terdengar pula suara pintu kamar mandi yg terbuka.

setelah agak lama tiba-tiba jantungku berdebar, wajahku memerah aku terkejut ketika sepasang tangan melingkar di pinggangku, perlahan turun menuju kontolku yg mendadak menonjol mengingat birahiku yang kutahan melihat Fera pacarku tadi, aku terenyum dan perlahan membalikkan tubuhku, alangkah terkejutnya aku ketika yg kulihat dihadapanku bukan Fera , Melainkan Cindy sahabat pacarku, dan yangg bikin aku terkejut lagi adalah Cindy Sama Sekali Tak memakai Pakaian.

“Ha? Cinnndyy??” kataku
“Ohh, Maaf yahh aku kira Firman” sambil matanya masih melirik kearah kontolku,
kami terdiam agak lama, untuk mencairkan suasana aku berinisiatif memulai pembicaraan
“ummhh,,, Kamu mau makan juga, biar aku masakin juga??
“Eh,,, ummhh,, iya aku laper,,” ujar Cindy

Adel duduk di sofa sambil menyalakan TV, aku memasak mie dengan hati berdebar
“Cin? Kamu ngapain? Kok ngga pakaian???” pikirku,
Adel sedang menonton TV ketika kuberikan mienya
“Cin, Makan dulu,,,”
“Makasih yahh,,,”

selesai makan Cindy merapikan sisa-sisa hidangan malam kami dan kembali duduk di depan TV , saat itu sudah pukul 12.30 pagi. kami masih saling terdiam ketika Adel memulai pembicaraan kami,

aku melangkah ke kamar dengan gelisah memikirkan Adel, dikamar disamping Fera aku masih saja gelisah tdk bisa tidur sambil menggenggam HP ku berniat untuk menelpon Adel namun aku ragu, namun ditengah keraguanku HPku berdering ketika ku buka aku terkejut ketika ada sms dari Adel masuk, ku baca.

“Dam, makasih yah udah masakin aku, aku jadi bingung mau balesnya pake apa??”
“ummm gapapa Cindy, Emang mau bales apa??” Balasku sedikit nakal
“mhhh,, Feraa dah tidur belum Dam???”
“udah nih pules banget dia,, kenapa??”
“kamu kebawah lagi ya ke ruang TV,, aku tunggu,”

setibanya di ruang TV,

“Ada apa Cin??” “aku mau bales kebaikan kamu malam ini”
“dengan apa??”
“Ehmmm, Ngeee…nn toot.”
“haah,, kamu yakinn cin???”
“iya bener, kamu gak mau ya??”
“ehh mau,, mau banget malah”
“nah ya ketauan ngarep ya dari tadi??”
wajahku memerah merasa telah ketauan apa yg aku inginkan

perlahan Cindy memejamkan mata membuat aku bingung harus bagaimana, lalu kuberanikan diri untuk menciumnya perlahan,,
Cindy Menghela nafas ketika bibir kami bertemu, tanpa basa-basi kami membuka mulut masing-masing dan saling bertaut lidah dengan hotnya,,
“ummhhhh Damm,,,,” Cindy mendesah sambil merapatkan tubuhnya.

Melihat itu tanganku tak tinggal diam, ku usap pipinya lalu ke leher dan memcoba menyentuh payudaranya, namun ada penolakan oleh tangan Cindy , aku melepaskan pangutan lidahku dari bibirnya sambil menatapnya, namun kepalaku ditariknya dan menlumat habis bibirku dengan ganas.

aku sudah tak tahan lagi, kurebahkan tubuhnya di sofa yang kami duduki, tak ada penolakan berarti darinya. ku beranikan diri untuk kembali menyentuh payudaranya, kini Cindy yg melepaskan pergumulan kami dan menatap mataku nanar,,

tiba-tiba Adel memelukku dan berkata
“Aku ngecek firman duulu dikamar, dia masih tidur gak, tunggu disini ya,,”

aku yg tadinya menindihnya perlahan bangkit dan duduk di sofa ketika Cindy bangkit dan agak berlari menuju kamarnya.

beberapa menit kemudian Cindy kembali ke sofa tempat ku duduk.

“Sorry agak lama Dam, Danu pules banget tidurnya jadi kita bebas deh,,,”
“Cindy ,,, senyumnya bikin gua meleleh ,,, bakal capek gua nih malem,,, hedeuh,,,’ ucapku Membatin
“kamu mau mulai dari mana Dam??? malam ini aku milik kamu,,,”
“kamu keliatan binal banget Cin, aku suka liatnya..”

Cindy kembali menyunggingkan senyuman manisnya sambil perlahan berjalan ke arahku,,
“Glek,,,,” darahku berdesir melihat pemandangan yg sejak lama ingin aku lihat itu.

Cindy mendorong tubuhku ketika aku hendak berdiri menghampirinya,,,

“Sayang aku mau berterima kasih sama kamu, jadi kamu diem aja, biar aku yg layani kamu,,”

Cindy membuka shortpant, meloloskan celana dalam model G-string yg dia pakai dan mengusapkan ke wajahku, aromanya luar biasa nikmat,, aku mencoba menjulurkan lidahku merasakan aroma nikmat itu,,,

“bungkusnya aja nikmat gimana isinya Cin??”

Cindy menggigit bibirnya seakan menantangku untuk menikmatinya, namun aku tahan karena penasaran dengan permainan dia yg selanjutnya.

Tak berapa lama Cindy pun menarik boxerku dengan agak keras, sehingga kontolku mengacung tanpa halangan lagi. dikecupnya kepala kontolku membuatku menggelinjang kegelian. lalu dia mengeluarkan payudaranya yang montok itu. diarahkannya ke kontolku,, rupanya dia ingin mengocok kontolku dengan payudaranya. naik turun payudaranya dengan sesekali dia menjilati kepala kontolku,
semakin tidak tahan aku dibuatnya.. beberapa menit kemudian Cindy berdiri mulai melucuti kaosku, lalu dia berjalan menaiki sofa mengangkangiku, saat dia hendak berjongkok berniat memasukkan k0ntolku kedalam memeknya aku menahannya.

“tunggu Cindy, kali ini biar aku yg bekerja.:

Cindy menurut dan duduk disampingku,

“lakukanlah, aku milikmu malam ini..”

kudekatkan bibirku ke memeknya, bau khas memeknya mulai tercium karena memeknya sudah sangat basah. langsung saja ku mulai permainan andalanku yg selalu membuat Fera tidak berdaya namun kini kulakukan terhadap Cindy.

“srhhuupppp,,, ”
“a…hhhhkkkk Ryy,,, ohhh,,,,”
“nikmati permainanku sayang,,,”
“Ohhhhh,,,, sshhhh,,, aaahhhh,,”

tiba-tiba kepalaku dijepit oleh pahanya lalu tubuh Cindy menegang lalu kejang-kejang, tak kusangka Orgasmenya sangat dahsyat hingga dari memeknya memuncratkan cairan cintanya dengan sangat deras hingga berceceran dibeberapa bagian wajahku.

ditariknya wajahku lalu dijilatnya hingga bersih, lalu Cindy kembali duduk, tubuhnya melemas nafasnya tak karuan.

“ternyata bener kata Fera”
“a,,apa ndy??”
“iya Fera pernah cerita katanya dia paling gak kuat kalo memeknya dijilatin sama kamu Dam,, ternyata bener aku gak kuat, sampe muncrat gitu, padahal aku baru pertama kali muncrat kaya gitu.”

aku tersenyum lalu bangkit mempersiapkan diri untuk melakukan serangan terakhir.

kudiamkan sebentar merasakan kontolku berada didalam Memek Cindy, sama sempitnya dengan milik Fera pacarku namun Cindy lebih mahir memainkan Memeknya menyedot-nyedot k0ntolku.

kucoba mengatur ritme permainanku,memulai ritme 5 – 1. ku keluarkan k0ntolku hingga sebatas kepalanya, kumasukkan hingga setengah k0ntolku lalu kukeluarkan lagi hingga hitungan kelima, membuat Cindy mendesah halus nan eksotis..

“sshhhh,,, hhaaaahhh,,, hooouuhhh,,,, heeennaaakkkhhh,,,”
dihitungan ke enam kuhentakkan k0ntolku dalam2 ke memeknya membuat Cindy sedikit menjerit,,, lalu tersenyum penuh kenikmatan.
“akhhh,,,, sssshhhhhh,,,, hmmmmhhh”

ku ulang aksiku beberapa kali, bosan dengan gaya ini ku balikkan tubuh Cindy dengan agak kasar ke posisi Doggy masih dengan tangan terikat layaknya wanita yg sedang di perkosa.

ku mulai menusukkan k0ntolku dari belakang Cindy dengan agak kencang membuat mulut Cindy membuka tanpa mengeluarkan suara sama sekali,

Kumulai lagi ritme 5 – 1 yg kulakukan tadi dengan sangat menggairahkan,, tiba-tiba Cindy menggoyangkan pinggulnya maju mundur dengan cukup kerasnya, kuikuti permainannya hingga akhirnya Orgasmenya tiba, tubuh Cindy terkulai tak berdaya, kupeluk tubuhnya dari belakang menjilati tengkuknya.

“kok lama kamu baru Orgasme Ndy??”
dengan nafas yg tersengal Cindy menjawab
“aku udah Orgasme 3 kali sama inijadi 4 kali. capek banget aku dah gak kuat,,”
aku terkejut, ternyata saking asiknya tak sadar akan orgasmenya yg sebanyak 3 kali itu.

wajah Cindy nampak kelelahan ketika kembali ku angkat pahanya dan menusukkan k0ntolku ke memeknya dengan posisi miring. Cindy memejamkan matanya kini saatnya ku tuntaskan permainanku, ku mulai ritme 2 -1 dengan cara yg sama,
“haaahh,,,,, hhhmmmmm,,, houuuhhh,,, akhhhh,,,,”
begitu desahan Cindy ketika menerima permainanku,,

Kali ini kurasakan Memek Cindy menekan dengan cukup keras, kulihat wajah Cindy rupanya dia kembali orgasme, namun tidak ku hiraukan, aku melupakan ritme permainanku dan ku sodokkan kontolku ke memeknya dengan tidak beraturan dan keras.

“Plok,,,pllloookk,,,,sllhhlleeepppp,,,”
“Cindy aku mau keluar,,,”
“aku juga mau orgasme lagi Dam,, ”
“Boleh aku keluarin di dalem Cindy??”
“bbhhoolleehhhh,,,”
“kita keluarin bareng Cindy,,,”

tubuh Cindy kembali mengejang menandakan orgasmenya akan segera tiba, ku sodok memek Cindy lebih keras lagi dan pada akhirnya,,,
“croorrrttttt,,,crottttt”
spermaku muncrat di dalam rahim Cindy hangat sekali ditambah lagi cairan memek Cindy yang nikmat dan empotan memek Cindy yg luar biasa,,,
kami berpelukan dengan sangat erat, tubuh kamu basah berpeluh, kontolku menyusut keluar dari memek Cindy dengan sendirinya.
“kamu nakal banget Adam,, lepasin iketannya dong aku capek,”
“oh iya sampe lupa saking enaknya.”

“makasih ya Cindy, kamu luar biasa,,”
“hehhe, Kamu lagi dong”
kami tertawa

“sebenernya dari dulu aku terobsesi ma kamu Cindy, eh sekarang kamu nyerahin diri sendiri.”
“kamu baik sayang, dan kamu juga pacar sahabatku, jadi aku percaya sama kamu untuk menyerahkan diriku.”
“makasih ya Cindy,” kami berciuman kembali,


CLICK VIDEO >>> STREAMING BOKEP <<< CLICK VIDEO

CERITA DEWASA - KUSETUBUHI-DUA-GADIS-YANG-BINAL


Cerita seks, cerita dewasa, cerita bokep, bokep, cerita porno, cerita ngentot, cerita hot, cerita panas, cerita mesum, cerita desahan hot, cerita dewasa hot, Cerita dewasa desahan, cerita dewasa tante tetangga rumah, cerita dewasa desahan hot, cerita desahan, cerita dewasa indo, cerita tante, cerita dewasa tante, cerita sedarah, cerita porno, cerita dewasa pacar,cerita dewasa paksa, cerita dewasa anal, cerita, cerita sex tentangga, kisah sex remaja, cerita sex bokep, cerita sex sekolah, cerita sex asia, bokep jepang, bokep mesum, bokep hot, bokep abg, cerita sex sma, cerita dewasa perawan, bokep tante, streaming bokep, cerita dewasa sange, cerita dewasa sedarah, cerita dewasa online, cerita dewasa tante sange, cerita dewasa orgasme, cerita dewasa sepupu, cerita dewasa sange berat